Hari ini hatiku sangat gembira..
Apa kau ingin tau?
Malem ini aku dapat undangan mauludan di masjid, pikirku “wah… Bisa ketemu kang yani nui..”
eh tiba2 ada double undangan. Makin seneng bgt deh, besok jg dapat undangan + bisa ngeliat kang yani pula dong . Ckckck

Malam ini aku berangkat tergesa2 dg temenku, eh sampe disana kaga ada anggota group yang datang, kulihat kang yani melengak lengok di jalan masjid sendirian lhoo.. Pikirku dia lagi cari2 n nunggu anggota lain datang, ckckck

Setelah semua datang mereka masuk dan aku mengikuti dibelakang kang yani.
Aku duduk diblakangnya. Ku bisikan supaya dia menghadap tepat seperti teman2 lainya, dan akhirnya dia menghadap tepat ke arahku. Hatiku campur aduk berhadapan dg nya.

Sekarang aku mulai memberanikan diri utk bertanya2 pada nya. Bahkan saat aku benar2 melihat kancing bajunya yg bawah belum dipasang, aku memberanikan diri utk memperlihatkan kepedulianku padanya, aku menjawil dan berkata “kancingmu kancingmu”. Aku benar2 melihat senyum manisnya yg sangat2 jelas.

Sesi Berdiri dimulai, agak sial aku gak bisa berhadapan dg nya,
sesi makan dimulai, aku melihat kang yani duduk sendiri di teras, aku mau mendekati tapi ada orang yg mendahului, jadi ya agak disampingnya.
Saat jajan di kasih, aku ngambil 2, yg 1 buat temenku 1 nya, aku tanya orang yg disamping kang yani dah dapat lum, eh.. Dia tersenyum sambil berkata sudah.eee… Aku kaget bgt, ternyata dia kakak kang yani, eh tapi dia kok sudah pulang dr Luar negri jd TKI Ya, dia mirip bgt ma kang yani, dia mah lebih ganteng, tapi aku masih menyukai senyum kang yani.
Dalam hatiku “semoga aku tidak pindah ke lain hati, n akupun juga jarang kok ketemu kakakny kang yani, aku bener2 cuma ingin kang yani, aku bisa gila jika menggilai dua orang.. Ya allah”

Iklan

Hari ini hatiku sangat gembira..
Apa kau ingin tau?
Malem ini aku dapat undangan mauludan di masjid, pikirku “wah… Bisa ketemu kang yani nui..”
eh tiba2 ada double undangan. Makin seneng bgt deh, besok jg dapat undangan + bisa ngeliat kang yani pula dong . Ckckck

Malam ini aku berangkat tergesa2 dg temenku, eh sampe disana kaga ada anggota group yang datang, kulihat kang yani melengak lengok di jalan masjid sendirian lhoo.. Pikirku dia lagi cari2 n nunggu anggota lain datang, ckckck

Setelah semua datang mereka masuk dan aku mengikuti dibelakang kang yani.
Aku duduk diblakangnya. Ku bisikan supaya dia menghadap tepat seperti teman2 lainya, dan akhirnya dia menghadap tepat ke arahku. Hatiku campur aduk berhadapan dg nya.

Sekarang aku mulai memberanikan diri utk bertanya2 pada nya. Bahkan saat aku benar2 melihat kancing bajunya yg bawah belum dipasang, aku memberanikan diri utk memperlihatkan kepedulianku padanya, aku menjawil dan berkata “kancingmu kancingmu”. Aku benar2 melihat senyum manisnya yg sangat2 jelas.

Sesi Berdiri dimulai, agak sial aku gak bisa berhadapan dg nya,
sesi makan dimulai, aku melihat kang yani duduk sendiri di teras, aku mau mendekati tapi ada orang yg mendahului, jadi ya agak disampingnya.
Saat jajan di kasih, aku ngambil 2, yg 1 buat temenku 1 nya, aku tanya orang yg disamping kang yani dah dapat lum, eh.. Dia tersenyum sambil berkata sudah.eee… Aku kaget bgt, ternyata dia kakak kang yani, eh tapi dia kok sudah pulang dr Luar negri jd TKI Ya, dia mirip bgt ma kang yani, dia mah lebih ganteng, tapi aku masih menyukai senyum kang yani.
Dalam hatiku “semoga aku tidak pindah ke lain hati, n akupun juga jarang kok ketemu kakakny kang yani, aku bener2 cuma ingin kang yani, aku bisa gila jika menggilai dua orang.. Ya allah”

malam ini malam minggu, aku keluar ke pujasera utk membeli roti bakar es crim. Sama kripik. Pas pulang q ngeliat kang yani kayaknya lg naek mt0rma anaknya. Tp kok dia gak pake topi atau kopyah ya? Aneh, mw q kejar q lagi bawa makanan banyak ni, jgn2 bukan dia! Tp kyk dia deh

lama tidak post.
Aku mulai merelakan kang yani, karena aku sudah jarang dipertemukan. Aku juga sudah melenyapkan kang nur* dan sianaknya yang sekarang aku sangat benci.

Akhir2 ini aku bersama riski. Seperti cinta biasanya. Semua kata2nya aku turuti. Dari mengantarkan sekolah, baterai hp. Rokok dll.
Bahkan aku pernah hampir menidurinya. Kadang di jg peduli padaku. Dia pernah bertanya “kenapa kamu mau melakukan semua ini?” . Aku hanya diam dan tersenyum saja.

Malam ini ada undangan berjanjen di 2 tempat.
Habis magrib aku berangkat.
Aku benar2 males menatap kang N, Ya, dan Pu. Aku pengen menatap kang yani. Aku terus menatap bahkan saat mulutny menyantap makanan. Dia selalu lahap. Aku ingin tertwa.
semua pulang dan giliran ke tempat berjanjen ke 2.
Aku mulai mengambil tempat dibelakangku ada kang yani. Aku sangat kaget. Bahkan aku paling belakang. Dia masih mau duduk sampingku yang tidak da orang sama sekali. aku mengira dia akan pindah.
Awalnya kita saling diam. Akhirnya dia angkat bicara. Dia menanyakan tentang hpnya yg kesedot pulsa terus. Aku sampe kaget dia memperlihtkan hp NEXCOM Nya. Terlihat wallpaper gambar raisa anaknya. aku benar2 menatap matanya dg kata2 yg halus dan sedikit senyum aku juga mencoba utk santai dan menghilangkan rasa deg2an ini.
Wajahnya benar2 tepat didepanku. Aku tak bisa berhenti meliriknya.
Aku benar2 tidak menduga dia akan mengajaku bicara.

semua berdiri, aku tetap memilih tempat dekat kang yani. Dia sedang blajar memukul rebana. Aku sangat kasìhan, dia terlalu terpaksa. Aku terus menatapnya. Sampai2 aku kaget dia menoleh ke arahku. Aku panik tapi aku tetap menatap matanya. setelah lama dia menoleh lagi kearahku sambil kearahku “mau mencoba alat ini?”. Aku hanya tersenyum dan menggelengkan kepala.
Sampai semuanya selesai aku benar2 tak ingin melupakan hari ini. Semoga ditahun 2013 aku tetap kuat sabar tabah dan menjadi lebih baik. Dan bisa memendam cinta ini.